background

Pages

  • Home

About Me

http://kukuhdwipamuji.blogspot.com/
View my complete profile

JALAN JALAN

Powered by Blogger.

Archive

  • ▼  2013 (10)
    • ►  August (7)
    • ▼  July (3)
      • JENIS KALIMAT PADA ARTIKEL ILMIAH BERBAHASA INGGRIS
      • JENIS KALIMAT PADA ARTIKEL ILMIAH BERBAHASA INGGRIS
      • Abstrak

Spice Mag

  • home
  • Technology
    • Sub Menu 1
    • Sun Menu 2
    • Sub Menu 3
    • Sub Menu 4
  • Follow
    • Follow us on Twitter
    • Find us on Facebook
  • Sports
    • Sub Menu 1
    • Sun Menu 2
    • Sub Menu 3
    • Sub Menu 4
  • Contact me
    • Contact us
  • Download SpiceMag 1.1

    Facebook Fanpage

    Recent Posts

    Categories

    • Jurnal (2)

    JENIS KALIMAT PADA ARTIKEL ILMIAH BERBAHASA INGGRIS
    Huda Kurnia Maulana, Kukuh Dwi Pamuji dan Novita Octaviany
    PRODI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS, FKIP UNS
    JL. IR. SUTAMI NO.36 A SURAKARTA
    email : hudamaulana88@yahoo.com

           Based on the number of full predications, sentences are generally divided into four classifications including simple sentence, complex sentence, compound sentence, and compound–complex sentence. They are distinguished by the number and kind of clauses within a sentence. A clause is a full predications that contains a subject and predicate in the form of transitive or intransitive verb.  There are two types of clauses, independent and dependent. Independent clause is a clause that can stand alone as a sentence and express complete thought  in intactly way, whereas dependent clause is a clause that can not stand alone as a sentence and has a beginning word that makes the predication needs independent clause for completing this clause. The combination of the two clauses, independent and dependent, determine whether the types of sentence is simple sentence, complex sentence, compound sentence, or compound – complex sentence. This types of sentences are used in academic writing to express the idea of writers. Our research is aimed to know and analyze the kinds of sentence are used in the academic writing and its proportion in that article. In order to achieve the goal of research, we took an article journal entitled “English for Specific Purposes in the EFL Context: A Survey of Student and Faculty Perceptions” by Chia-hsiu Tsao as an object to be analyzed. Afterwards, we counted each type of sentence which are constructed in that article.  The result of the analysis revealed that 183 sentences  in this article are stated in the form of simple sentence, complex sentence, compound sentence, or compound – complex sentence.

          Keywords : Academic Writing, Simple Sentence, Complex Sentence, Compound Sentence, dan Compound – Complex Sentence.

         Istilah kalimat berasal dari Bahasa Latin sentential, yang secara literal berarti pendapat atau perasaan. Dalam konteks gramatika, istilah ini terfokus kepada ucapan yang mengungkapkan perasaan atau pendapat. Dalam kaitan dengan fokus ini, menurut Verspoor dan Sauter (2000:33), kalimat adalah unit bicara yang terdiri dari kata atau kelompok kata yang secara sintaksis berkaitan, yang mengungkapkan pernyataan, pertanyaan, pengharapan atau perintah . Dalam penulisannya, kalimat biasanya dimulai dengan huruf kapital dan berakhir dengan tanda titik, tanda tanya atau tanda seru.
    Fabb (2005: 40), dalam bukunya berjudul ‘Sentence Structure’  menyatakan bahwa kalimat adalah representasi dari ‘eventuality’. Sebuah kalimat merepresentasikan sebuah kejadian atau peristiwa yang mungkin terjadi. Kalimat dapat menggambarkan sebuah peristiwa dengan cara memisahkan tipe kejadian satu dengan lainnya, dari sesuatu yang abstrak menjadi hal yang nyata yang termasuk dalam eventuality.
         Terdapat beberapa sudut pandang dalam mengkategorikan kalimat. Frank, (1972:220) mengklasifikasikan kalimat berdasarkan tipe dan jumlah full predication yang ada pada kalimat tersebut. Dari segi tipe, kalimat bisa dibedakan menjadi kalimat tanya, kalimat perintah dan kalimat seru; sedangkan dari segi jumlah full predication, kalimat dapat diklasifikasikan menjadi empat varian yaitu simple sentence, compound sentence, complex sentence dan compound-complex sentence. Dalam penelitian ini, peneliti hanya  memfokuskan objek kajiannya berdasarkan cara yang kedua yaitu menentukan jenis kalimat berdasarkan jumlah full predication-nya.
         Seperti yang telah dijelaskan di diatas, jenis kalimat dapat diklasifikasikan berdasarkan jumlah full predication-nya. Lebih lanjut, Frank menjabarkan klasifikasi ini berdasarkan pada jumlah dan jenis klausa yang terdapat dalam kalimat. Klausa dapat diartikan sama dengan kalimat, yaitu predikasi utuh yang berisi subyek dan predikat dengan kata kerja yang terbatas. Terdapat dua jenis klausa, yaitu klausa independen dan dependen. Klausa independen adalah predikasi penuh yang dapat berdiri sendiri sebagai kalimat, sedangkan klausa dependen mempunyai kata awal atau pengantar khusus (subordinate conjunction) yang membuat predikat bergantung pada klausa independen (Frank, 1972:222 ).
         

    Untuk selanjutnya, klausa independen dinamakan sebagai induk kalimat, sedangkan klausa dependen disebut sebagai anak kalimat. Induk kalimat adalah  kalimat lengkap yang dapat berdiri sendiri, terdiri dari subjek utama dan kata kerja    (Azar, 1999:267). Induk kalimat mengungkapkan gagasan atau pemikiran secara utuh, tidak perlu mendapatkan keterangan ataupun penjelasan dari kalimat lain. Anak kalimat adalah kalimat yang tidak dapat berdiri sendiri dan harus mendapatkan penjelasan dari kalimat lain (induk kalimat) agar kalimat tersebut menjadi utuh dan dapat mengungkapkan gagasan dalam satu kesatuan pemikiran yang lengkap              (complete thought).

           Dari kombinasi induk-anak kalimat ini, kalimat dapat dibedakan menjadi empat tipe (Robitaille dan Connely, 2006:281) yaitu :
    1.         Simple Sentence
    Simple Sentence adalah kalimat yang hanya mempunyai satu induk kalimat. Swick (2009: 1) menerangkan bahwa simple sentence adalah  kalimat pernyataan yang terdiri dari subjek dan predikat. Kata kerja pada predikat  dikonjugasikan secara tepat untuk menjelaskan bentuk waktu yang spesifik.
    Contoh:
    Jacob walked to the store
    2.         Compound Sentence
           Compound Sentence adalah kalimat yang mengandung dua atau lebih induk kalimat yang dihubungkan oleh koma dan coordinating conjunction, titik koma atau titik koma dan conjunctive adverb. coordinating conjunction adalah kata hubung yang paling banyak digunakan pada compound sentence (Swick, 2009: 40).
           Penggunaan coordinating conjunction pada subject (noun dan pronoun) dapat mempengaruhi penggunaan predicate yang dibutuhkan. Bila dua noun atau pronoun digabungkan menggunakan coordinating conjunction ‘and’, mereka membutuhkan plural verb; sedangkan bila digabung dengan coordinating conjunction ‘or’ atau ‘nor’, maka dibutuhkan singular verb yang mengacu pada subject terdekat (Writing Skills Success in 20 Minutes a Day, 2005: 101)


    Contoh:
    Jacob walked to the store, but he got a ride home
    Jacob walked to the store; he got ride home
    Jacob walked to the store; however, he got a ride home

    1.         Complex Sentence
           Complex Sentence yaitu kalimat yang mengandung sebuah induk kalimat dan satu atau lebih anak kalimat.  
           Complex Sentence merupakan gabungan kalimat yang mengungkapkan hubungan yang spesifik antara dua situasi dalam dua (atau lebih) klausa. (Diessel, 2004: 41)
    Contoh:
    Although Jacob walked to the store, he got a ride home
    Jacob walked to the store although he got a ride home.
    2.         Compound-Complex Sentence
    Compound-Complex Sentence yaitu kalimat yang mengandung dua atau lebih induk kalimat dan satu atau lebih anak kalimat.
    Contoh:
    Although Jacob walked to the store, he got a ride home, so he wasn’t late for dinner.
         Pada dasarnya, kalimat digunakan untuk mengekspresikan ide, gagasan, pemikiran, perasaan, pengharapan dan sebagainya. Ekspresi tersebut dapat dituangkan baik dalam bentuk oral maupun written communication. Dalam bentuk written communication, ide dan gagasan seringkali di komunikasikan dalam bentuk artikel. Setiap artikel mempunyai beberapa paragraf yang satu diantaranya merupakan paragraf  utama, kemudian dikembangkan menjadi satu artikel yang utuh dengan disertai kesimpulan di bagian akhirnya. Kesimpulan ini merupakan rangkuman dari keseluruhan isi dari artikel tersebut. Pada sebuah artikel, suatu gagasan dan pemikiran disusun dan disambungkan satu sama lain sehingga menjadi suatu gabungan paragraf yang padu (Brandon, 2010:193).   
     








    JENIS KALIMAT PADA ARTIKEL ILMIAH BERBAHASA INGGRIS
    Huda Kurnia Maulana, Kukuh Dwi Pamuji dan Novita Octaviany
    PRODI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS, FKIP UNS
    JL. IR. SUTAMI NO.36 A SURAKARTA
    email : hudamaulana88@yahoo.com

           Based on the number of full predications, sentences are generally divided into four classifications including simple sentence, complex sentence, compound sentence, and compound–complex sentence. They are distinguished by the number and kind of clauses within a sentence. A clause is a full predications that contains a subject and predicate in the form of transitive or intransitive verb.  There are two types of clauses, independent and dependent. Independent clause is a clause that can stand alone as a sentence and express complete thought  in intactly way, whereas dependent clause is a clause that can not stand alone as a sentence and has a beginning word that makes the predication needs independent clause for completing this clause. The combination of the two clauses, independent and dependent, determine whether the types of sentence is simple sentence, complex sentence, compound sentence, or compound – complex sentence. This types of sentences are used in academic writing to express the idea of writers. Our research is aimed to know and analyze the kinds of sentence are used in the academic writing and its proportion in that article. In order to achieve the goal of research, we took an article journal entitled “English for Specific Purposes in the EFL Context: A Survey of Student and Faculty Perceptions” by Chia-hsiu Tsao as an object to be analyzed. Afterwards, we counted each type of sentence which are constructed in that article.  The result of the analysis revealed that 183 sentences  in this article are stated in the form of simple sentence, complex sentence, compound sentence, or compound – complex sentence.

          Keywords : Academic Writing, Simple Sentence, Complex Sentence, Compound Sentence, dan Compound – Complex Sentence.

         Istilah kalimat berasal dari Bahasa Latin sentential, yang secara literal berarti pendapat atau perasaan. Dalam konteks gramatika, istilah ini terfokus kepada ucapan yang mengungkapkan perasaan atau pendapat. Dalam kaitan dengan fokus ini, menurut Verspoor dan Sauter (2000:33), kalimat adalah unit bicara yang terdiri dari kata atau kelompok kata yang secara sintaksis berkaitan, yang mengungkapkan pernyataan, pertanyaan, pengharapan atau perintah . Dalam penulisannya, kalimat biasanya dimulai dengan huruf kapital dan berakhir dengan tanda titik, tanda tanya atau tanda seru.
    Academic writing adalah tulisan yang disusun untuk melaporkan hasil penelitian yang telah di lakukan peneliti, memberikan jawaban terhadap rumusan masalah yang telah didiberikan atau dipilih, serta mendiskusikan subjek yang menarik bagi peneliti. (Bailey, 2011:3). Lebih jauh, artikel akademik disusun guna memberikan kontribusi terhadap perkembangan teori dan penerapannya pada ilmu pengetahuan, yang dalam penyusunannya mengikuti kaidah-kaidah atau aturan-aturan baku yang telah disepakati. Dalam academic writing, penulis mengungkapkan ide, gagasan dan pemikirannya berdasarkan dengan fakta dan data yang diperoleh dari hasil penelitian sehingga teori yang dihasilkannya berupa grounded theory, yaitu teori yang dibangun berdasarkan experiment, tidak hanya didasarkan pada experience dan argument saja.
    Jordan (1993) menyatakan bahwa ciri-ciri utama pada artikel ilmiah adalah keobjektifannya, dengan menanggalkan segala jenis istilah yang ‘personal’ dan tidak formal. Artikel ilmiah biasanya menggunakan istilah-istilah yang akademik atau ‘technical words’. Lebih jauh, artikel ilmiah selalu menggunakan referensi dari penulis terdahulu sebagai pijakannya dan menyertakan kutipan-kutipan tulisan tersebut dalam menyampaikan ide dan gagasannya. Disamping itu, ketepatan bahasa sangat diutamakan pada setiap konteks dan situasi. Contoh dari artikel ilmiah adalah jurnal, tesis, book reviews, materi seminar, dan annotated bibiliographies (Hartley, 2008).

    Connect With Us

    Recommend us on Google!

    Bookmarks

    Popular Posts

    Recent Posts

    • Comments
    • Tags
    Jurnal

    Latest From

    About Us

    Spice Mag - Premium free blogger template developed by spicytricks.com.

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Maecenas hendrerit iaculis nunc. Curabitur in eros ipsum. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas. Duis at mi justo, non suscipit elit. Nunc aliquam luctus adipiscing. Nullam sit amet lacus vitae odio congue mollis eu non magna. Duis sed arcu a libero adipiscing rhoncus. Aliquam erat volutpat. Suspendisse sed nunc metus, sed aliquet arcu.

    Quick Links

    • Jurnal

    Follow Us

    Copyright 2012 JALAN JALAN. All rights reserved.

    Designed by spicytricks.